-

MOST RECENT


|

Kisah pedagang kurma bakar jin Ifrit

Suatu ketika, seorang kafilah keturunan Bani Ka'ab sedang melakukan perjalanan menuju Kota Basrah untuk menjual kurma. Ketika dia sampai di Basrah, hari sudah menjelang petang. Setelah salat Isya, dia bergegas menari penginapan di sekitar pusat kota.


Langkahnya terhenti, ketika dia menjumpai sebuah rumah tua yang sudah tidak terawat lagi. Dinding rumah sudah retak dan sudut ruangan yang banyak dihuni laba-laba.
Dia mencoba mencari tahu riwayat rumah itu, didatangilah tetangga yang berada di sisi kiri. Setelah mengetahui siapa pemiliknya, kemudian penjual kurma itu mendatangi pemiliknya untuk menyewa.
"Cari selamat saja, di sana ada Ifrit besar yang mencelakai siapa saja yang memasukinya," jawab pemilik rumah setelah mengetahui maksud kedatangan penjual kurma. Seperti dikutip dari buku mengusir jin dari rumah, tulisan Majdi Muhammad Asy-Syahawi.
Namun ketebalan iman penjual kurma tidak surut, dia sama sekali tidak takut dengan cerita si pemilik rumah. Untuk dirinya, Ifrit merupakan makhluk Allah SWT. Penjual kurma yakin, jika memang cerita pemilik rumah benar, cukup Allah saja sebagai penolong, karena hanya Dia yang bisa menyelamatkannya.

Akhirnya pemilik rumah menyewakan rumah tuanya kepada penjual kurma, yang sudah letih setelah melakukan perjalanan panjang. "Assalamualaikum," kata penjual kurma ketika memasuki rumah tua itu.

Setelah membersihkan seluruh isi rumah, kemudian penjual kurma tertidur pulas di dalam rumah yang disebut angker oleh warga sekitar. Saat terlelap dalam tidurnya, tiba-tiba penjual kurma terbangun dari tidurnya dan mendapati sesosok makhluk berbadan besar dan berwarna gelap datang menghampirinya. Dia menyadari kehadiran Ifrit.

Kedua mata Ifrit itu menyala merah seperti bara api yang terbakar di tengah malam, penjual kurma merasakan kesunyian terbalut aroma mistis kuat di dalam rumah itu.

Kemudian penjual kurma mencoba mengusir Ifrit dengan bacaan ayat kursi. Namun anehnya, bukan terbakar atau berteriak, jin Ifrit justru mengikuti setiap lantunan penggalan kalimat ayat kursi yang dibacanya dengan khusyuk.

Tetapi, ketika bacaan penjual kurma sampai pada kata 'Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia maha tinggi, maha besar', tiba-tiba Ifrit tidak dapat mengikutinya. Penjual kurma mengulangi kalimat itu berkali-kali hingga sosok jin Ifrit menghilang dari hadapannya.

Setelah menghilang, kemudian suasana malam pada waktu itu kembali normal dan penjual kurma melanjutkan tidurnya kembali.

Ketika azan Subuh berkumandang, penjual kurma terbangun dari tidurnya. Ketika dia berjalan hendak ke kamar mandi, tiba-tiba di lantai tempat Ifrit menghilang, terdapat bekas-bekas kebakaran dengan abu yang berserakan di lantai.
| AT | M | MR |





Artikel Terkait:



Posted by Baharuddin Sarjani on 5:18 PM. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 comments for "Kisah pedagang kurma bakar jin Ifrit"

Leave a reply

Terima Kasih Sebab Anda Telah Sudi Berkunjung ke Blog Portal thatbest...

There was an error in this gadget

News Update

Web hosting


Free TV Online

Recently Commented

Recently Added